Langsung ke konten utama

Islam di Balik Dalam Loka


Istana Dalam Loka Sumbawa

Setiap berada di Sumbawa, saya selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Istana Dalam Loka. Istana ini diklaim sebagai istana kayu terbesar yang pernah ada. Istana ini adalah satu dari sekian banyak bangunan bersejarah di Sumbawa yang mengandung nilai filosofi yang sangat mendalam.

Istana Dalam Loka merupakan Istana peninggalan Kesultanan Sumbawa yang hingga kini masih berdiri kokoh di jantung Kota Sumbawa Besar. Menurut beberapa literatur sejarah, istana ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin III yang merupakan sultan ke 19 Kesultanan Sumbawa di era Dinasti Dewa Dalam Bawa pada tahun 1885.

Dulunya, istana yang juga menjadi simbol peradaban adat dan budaya masyarakat Sumbawa ini digunakan sebagai tempat para Sultan Sumbawa dalam menjalankan roda pemerintahannya.

Dalam Loka adalah kebanggan bagi setiap masyarakat Sumbawa. Dalam yang berarti istana dan Loka yang berarti rakyat, adalah prakarsa dan bentuk kesetiaan rakyat kepada sultannya. Bangunan ini dibangun dengan rasa suka cita terhadap pemimpin yang bijak dalam menjalankan pemerintahan.

Istana Dalam Loka Sumbawa

Didalam komplek istana juga terdapat masjid agung Al-Huda sebagai pusat peribadatan. Kehadiran masjid, semakin mempertegas nafas islam pada Dalam Loka. Setiap mengunjungi tempat ini, saya selalu terkenang betapa islam dan kebudayaan tak pernah bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Sumbawa. Hal ini tercermin dalam setiap sudut bangunan Dalam Loka. 99 jumlah tiang penyanggah adalah simbol Asmaul Husna didalam islam. Begitu juga pada 13 anak tangga yang melambangkan rukun sholat.

Semangat pembangunan Dalam Loka adalah semangat persatuan islam. Bangunan ini selalu ramai dikunjungi setiap akhir pekan. Banyak pengunjung yang datang sekedar untuk berfoto dan mengisi waktu luang bersama keluarga bahkan pasangannya. Sayang sekali setiap saya berkunjung, istana ini selalu tertutup rapat. Padahal ingin sekali rasanya menjelajahi setiap sudut istana dan melihat satu persatu peninggalan bersejarah didalamnya.

Meski hanya datang seorang diri, saya tidak terlalu iri dengan pengunjung lain yang terlihat asik berfoto bersama pasangannya. Aahh,, semoga dilain waktu saya bisa kembali ketempat ini bersama seseorang.

Sumbawa, 18 Februari 2017

Komentar

  1. Jadi Istana dalam Loka Sumbawa tersebut konstruksinya terbuat dari kayu ya, terbesar pulak, wah wajib di share agar banyak orang luar mengetahui keberadaan dan keunikkan konstruksi kayu yang dipakaioleh Istana dalam Loka tersebut deh nih...iya ah di sharein ah

    BalasHapus
  2. share G+ nya nggak ada ya mang....jadi ke twitter saya tuh ngsharenya..jangan lupa di LIke yah

    BalasHapus
  3. Semoga dalam loka bisa digunakan lagi untuk memajukan kebudayaan islam di sumbawa

    BalasHapus
  4. Artikelnya hebat. Izin share ya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Ulang Animal Farm

Buku animal farm Di suatu malam yang gelap, si babi yang katanya bijaksana mengumpulkan para binatang lain di peternakan Manor. Si babi bercerita tentang mimpinya. Setelah sekian lama hidup di bawah tirani manusia, si babi mengungkap bahwa kelak sebuah pemberontakan harus dilakukan. Kaum binatang harus berkuasa atas dirinya sendiri. Tak lama, mimpi itu benar-benar terjadi. Di peternakan, para binatang memberontak. Dominasi manusia dihilangkan. Si babi lalu mengambil kendali kuasa atas binatang lain. Atas nama kerja keras untuk mengelola masa depan peternakan, babi diberi hak istimewa. Mereka dapat jatah makan lebih banyak. Tempat tidur lebih bagus. Sementara binatang lain tetap bekerja seperti biasa.  Untuk mengamankan posisinya, kaum babi merekrut dan memelihara anjing-anjing. Mereka dilatih untuk patuh. Tugasnya adalah mengontrol peternakan. Saat ada penghuni peternakan yang protes kepada si babi, anjing-anjing dengan cepat akan bergerak.  Saat kincir angin hendak dibangun, ...

Kesadaran Memiliki Anak

Gambar: google Lagi ramai soal " childfree " atau sebuah kondisi di mana seseorang atau pasangan memilih untuk tidak memiliki anak. Biasanya, penganut childfree ini beranggapan bahwa memiliki anak itu adalah sumber kerumitan. Benarkah?  Saya belum bisa menyimpulkan sebab sampai tulisan ini di buat, saya sendiri belum memiliki anak. Tapi, menarik untuk membahas tema ini. Saya senang dengan kampanye soal ribetnya memiliki anak, sekali lagi saya ulangi, jika kampanye itu bertujuan untuk membangun kesadaran bahwa tidak gampang memiliki, mengurusi, mendidik, dan membesarkan anak.  Maksudnya, jika kita ingin memiliki anak, sadari dulu konsekuensi bahwa memiliki anak itu tidak gampang. Para orang tua minimal dituntut untuk membesarkan anak ini secara layak. Tak perlu jauh-jauh, tengok saja di sekitar kita, tak jarang orang tua mengeksploitasi anak untuk kepentingan yang tidak wajar.  Contoh kasus: saya sering melihat ibu-ibu mengemis di lampu merah sambil menggendong anak. Di ko...

Saat Anak Sakit

Haflani Sudah dua hari ini, Lala anak kami sakit. Dia demam. Suhu tubuhnya terus meninggi. Ia kehilangan keceriaan. Biasanya, hari-harinya adalah tertawa dan bermain. Tapi kemarin ia lebih banyak diam. Ia mudah sensitif. Bahkan saat ibunya pergi ke toilet, ia akan menangis tersedu-sedu.  Benar kata banyak orang. Saat dirimu punya anak, maka kamu tidak akan memikirkan dirimu lagi. Kamu akan jauh lebih peduli pada anakmu. Saat saya sakit, saya tak terlalu memedulikannya. Tapi saat anak saya yang sakit, dunia seakan berubah.  Saya lebih sakit dan terpukul saat melihat Lala kehilangan keceriaan, sesuatu yang telah menghiasi hari-hari kami selama setahun terakhir. Saya jadi mudah panik, bingung, dan gelisah melihat tubuh kecil itu yang tiba-tiba sering menangis.  Seharian, saya tak ke mana-mana. Saya bersama ibunya menemani gadis kecil itu. Saya berusaha menghiburnya. Sakit demam tentu tak mudah bagi bayi. Jika saya yang mengalaminya, saya hanya butuh tidur dan beristirahat se...