Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Buru-buru Menghakimi Rocky Gerung

Rocky Gerung Sebab Rocky, dalam banyak hal, adalah wajah kita. Wajah manusia yang keras ketika berada di luar kekuasaan, tetapi belum tentu tetap keras ketika suatu hari pintu kekuasaan itu terbuka untuknya. Kita sering merasa lebih suci hanya karena belum pernah berada di dalam. Kita mencaci kekuasaan ketika tidak memiliki akses kepadanya. Kita mengkritik mereka yang berkompromi, menertawakan mereka yang masuk ke lingkaran kekuasaan, dan dengan penuh percaya diri mengatakan bahwa kita tidak akan pernah menjadi seperti mereka. Benarkah? Saya justru curiga pada orang yang terlalu yakin dengan idealismenya sebelum diuji oleh kesempatan. Sebab idealisme yang belum berhadapan dengan kepentingan hanyalah teori. Kita keras karena kita berada di luar sistem. Kita berani mengatakan “tidak” karena belum pernah ditawari sesuatu yang membuat kita berpikir ulang. Kita mudah bicara tentang prinsip ketika tidak ada jabatan yang harus dipertahankan, tidak ada akses yang harus dijaga, tidak ada kepent...
Postingan terbaru

Membaca Badai

Dokpri Kurir itu datang. Ia membawa sebuah buku berjudul “Badai di Tengah Kepungan Kartel Narkoba” yang saya pesan beberapa waktu lalu. Penulisnya Uswatun Hasanah yang akrab disapa Badai NTB.  Saya mulai mengikuti Badai setahun terakhir. Tulisan-tulisannya tajam. Postingannya kerap memantik perhatian. Fokus utamanya adalah isu-isu terkait peredaran Narkoba di Pulau Sumbawa.  Secara personal, saya tak kenal dengan perempuan itu. Tetapi banyak sahabat saya terutama yang berasal dari Bima mengaku mengenalnya. Di mata saya, badai adalah aktivis yang akrab dengan kerja-kerja investigasi. Ia tak hanya kuat secara narasi, tetapi juga menyuguhkan data yang terukur.  Barangkali inilah letak kekuatannya. Badai tak marah-marah di medsos. Ia menyuguhkan data. Ia paham tengah bermain di wilayah yang berbahaya, karenanya, apa yang Ia tampilkan haruslah disertai data yang kuat dan terukur.  Saya membaca buku Badai NTB yang tidak sekadar berisi tentang perjalanan hidup, tetapi juga ...

Buku yang Membuat Kita Merenungi Makna Kesuksesan

Dokpri Ada sesuatu yang ganjil dalam dunia yang terlalu terang. Lampu-lampu menyala, kamera berkedip, orang-orang tersenyum, namun di balik semua itu, ada kesunyian yang tidak pernah benar-benar hilang. Cerita berpusat pada Igor, seorang miliarder Rusia yang datang ke Festival Cannes dengan satu tujuan yakni merebut kembali mantan istrinya. Tetapi obsesinya itu berkembang menjadi sesuatu yang ekstrem dan berbahaya. Di sekeliling Igor, muncul berbagai karakter lain. Ada model yang mengejar popularitas, aktor yang haus akan pengakuan, hingga produser yang bermain kekuasaan. Semua terjebak dalam satu benang merah: obsesi terhadap kesuksesan dan citra diri. Saya baru saja membaca Novel berjudul Sang Pemenang Berdiri Sendirian karya Paulo Coelho. Sebuah novel yang tidak sekadar bercerita, tetapi mengajak kita menatap cermin, dan mungkin, kita tidak selalu menyukai apa yang kita lihat di dalamnya. Lewat kisah Igor, miliarder yang rela melakukan apa saja demi obsesi cintanya itu, Coelho menco...

Membaca Ulang Animal Farm

Buku animal farm Di suatu malam yang gelap, si babi yang katanya bijaksana mengumpulkan para binatang lain di peternakan Manor. Si babi bercerita tentang mimpinya. Setelah sekian lama hidup di bawah tirani manusia, si babi mengungkap bahwa kelak sebuah pemberontakan harus dilakukan. Kaum binatang harus berkuasa atas dirinya sendiri. Tak lama, mimpi itu benar-benar terjadi. Di peternakan, para binatang memberontak. Dominasi manusia dihilangkan. Si babi lalu mengambil kendali kuasa atas binatang lain. Atas nama kerja keras untuk mengelola masa depan peternakan, babi diberi hak istimewa. Mereka dapat jatah makan lebih banyak. Tempat tidur lebih bagus. Sementara binatang lain tetap bekerja seperti biasa.  Untuk mengamankan posisinya, kaum babi merekrut dan memelihara anjing-anjing. Mereka dilatih untuk patuh. Tugasnya adalah mengontrol peternakan. Saat ada penghuni peternakan yang protes kepada si babi, anjing-anjing dengan cepat akan bergerak.  Saat kincir angin hendak dibangun, ...

Saat Anak Sakit

Haflani Sudah dua hari ini, Lala anak kami sakit. Dia demam. Suhu tubuhnya terus meninggi. Ia kehilangan keceriaan. Biasanya, hari-harinya adalah tertawa dan bermain. Tapi kemarin ia lebih banyak diam. Ia mudah sensitif. Bahkan saat ibunya pergi ke toilet, ia akan menangis tersedu-sedu.  Benar kata banyak orang. Saat dirimu punya anak, maka kamu tidak akan memikirkan dirimu lagi. Kamu akan jauh lebih peduli pada anakmu. Saat saya sakit, saya tak terlalu memedulikannya. Tapi saat anak saya yang sakit, dunia seakan berubah.  Saya lebih sakit dan terpukul saat melihat Lala kehilangan keceriaan, sesuatu yang telah menghiasi hari-hari kami selama setahun terakhir. Saya jadi mudah panik, bingung, dan gelisah melihat tubuh kecil itu yang tiba-tiba sering menangis.  Seharian, saya tak ke mana-mana. Saya bersama ibunya menemani gadis kecil itu. Saya berusaha menghiburnya. Sakit demam tentu tak mudah bagi bayi. Jika saya yang mengalaminya, saya hanya butuh tidur dan beristirahat se...

Kesadaran Memiliki Anak

Gambar: google Lagi ramai soal " childfree " atau sebuah kondisi di mana seseorang atau pasangan memilih untuk tidak memiliki anak. Biasanya, penganut childfree ini beranggapan bahwa memiliki anak itu adalah sumber kerumitan. Benarkah?  Saya belum bisa menyimpulkan sebab sampai tulisan ini di buat, saya sendiri belum memiliki anak. Tapi, menarik untuk membahas tema ini. Saya senang dengan kampanye soal ribetnya memiliki anak, sekali lagi saya ulangi, jika kampanye itu bertujuan untuk membangun kesadaran bahwa tidak gampang memiliki, mengurusi, mendidik, dan membesarkan anak.  Maksudnya, jika kita ingin memiliki anak, sadari dulu konsekuensi bahwa memiliki anak itu tidak gampang. Para orang tua minimal dituntut untuk membesarkan anak ini secara layak. Tak perlu jauh-jauh, tengok saja di sekitar kita, tak jarang orang tua mengeksploitasi anak untuk kepentingan yang tidak wajar.  Contoh kasus: saya sering melihat ibu-ibu mengemis di lampu merah sambil menggendong anak. Di ko...

Jawabannya Adalah Khofifah

Gambar: google Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bertemu para petinggi Golkar. Paloh mengungkap, agenda pertemuan dengan Golkar itu merupakan skala prioritas. Banyak yang berspekulasi apakah Paloh tengah berusaha melobi Golkar agar mau menggandeng Anies dengan Ridwan Kamil yang telah resmi menjadi kader partai berlambang beringin itu. Bergabungnya PKS dengan koalisi perubahan semakin memuluskan langkah Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai Presiden. Anies telah didukung oleh 3 partai yang kalau jumlah kursinya di DPR digabungkan akan lebih dari syarat 20%. Partai2 lain harus memilih, ikut koalisi ini atau membuat koalisi baru.  Selanjutnya, tinggal menunggu siapa cawapres potensial untuk digandengkan dengan Anies Baswedan. PKS dan Demokrat sudah legowo. Keterangan resmi dari kedua partai tersebut menyebut bahwa mereka menyerahkan kepada Anies untuk memilih siapa pendampingnya.  Jika Politik adalah arena adu taktik demi mendulang massa sebanyak-banyaknya, maka jawaba...