Langsung ke konten utama

Postingan

Pengalaman Mendistribusikan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Sumbawa

Dusun Santong, Desa Dalam, Kecamatan Alas Gempa yang terjadi di NTB selama sebulan lebih tak hanya menyisahkan duka bagi masyarakat Lombok. Akan tetapi juga meninggalkan trauma yang mendalam bagi masyarakat Sumbawa. Banyak bangunan di Pulau Sumbawa khususnya Sumbawa bagian barat ambruk pasca gempa terakhir berkekuatan 6,9 SR dengan titik pusat Pulau Panjang. Bahkan hingga sekarang, gempa masih pula terjadi dengan titik pusat yang bergantian baik di Lombok atau di Sumbawa. Beberapa waktu lalu, kami atas nama Forum Komunikasi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sumbawa (FKPPMS) - Mataram bekerjasama dengan teman-teman Indorelawan menginisiasi sebuah gerakan demi membantu saudara-saudara korban gempa NTB khususnya di Pulau Sumbawa. Mulanya, sahabat indorelawan membuka donasi amal yang lalu hasilnya dibelanjakan beberapa kebutuhan pokok seperti selimut, terpal, popok bayi, makanan ringan, kaos kaki, baju bayi dan lain-lain. Dari Jakarta, barang ini lalu dikirim ke Mataram untuk didist...

Berusaha Memahami Sejarah Sumbawa

Ilustrasi Di setiap diskusi sejarah, seringkali saya menilai bahwa tak semua orang mau bersusah payah membaca teks sebagaimana yang pernah dibentangkan para peneliti. Tak semua orang mau menelusuri tentang sejauh mana kebenaran informasi yang ia dapatkan. Makannya, pengetahuan tentang sejarah Sumbawa hanya dimiliki oleh sejumlah orang, sementara yang lain justru terjebak pada mitos. Saya beri contoh. Dalam banyak diskusi, saya sering mendengar bahwa penamaan “Sale” pada teluk sale berasal dari nama salah seorang yang dikenal sakti pada zamannya. Ia dihadiahi harta sepandangan mata berkat pengabdiannya kepada Raja Sumbawa. Benarkah? Sebenarnya, tak ada yang salah dengan cerita ini. Hanya saja, ketika didesak tentang aspek pembuktian atas informasi tersebut, mereka yang meyakini bahwa nama teluk sale diambil dari nama seorang yang sakti tadi harus mampu menyodorkan satu keping bukti. Lalu bagaimana caranya? Mudah saja. Silahkan telusuri semua dokumen yang terkait tentang seja...

Setelah Lama Tidak Menulis

Gambar: google Beberapa sahabat blogger menanyakan mengapa akhir-akhir ini saya jarang sekali update tulisan di blog. Mereka kira saya sudah berhenti menulis lalu vakum di dunia blogging. Padahal, saya hanya rehat untuk beberapa saat. Dua bulan lalu, saya pulang ke kampung halaman di Sumbawa. Di sana, saya tak punya banyak waktu untuk menulis sebab siangnya harus membantu pekerjaan orang tua serta malamnya harus beristirahat. Alasan lain adalah, saya memang sempat kecanduan bermain game online. Selain membuat saya malas menulis, game itu juga membuat saya tidak produktif dalam banyak hal. Alhasil, setelah melakukan evaluasi terhadap rutinitas harian, saya memilih menghapusnya dari perangkat. Sebenarnya, tak ada yang benar-benar bisa menghambat saya untuk tidak menulis dalam waktu lama. Dulu jika kemalasan menulis tengah mendera, saya biasa berselancar di internet dan membaca berbagai situs, demi menemukan motivasi kuat untuk menulis sesuatu. Makannya tak ada yang spesial di b...

Berhenti Bicara Politik

Ilistrasi (sumber: google) Dimana-mana orang bicara politik. Di pinggir jalan orang ngomongin politik. Di media sosial apalagi. Kata banyak orang, politik itu adalah alat untuk menggapai kesejahteraan bersama. Akan tetapi, semua tak sesederhana itu. Di dunia nyata, politik telah mengalami penciutan makna. Politik adalah kekuasaan, lalu banyak orang rela melakukan apa saja demi kekuasaan itu. Jika tak percaya, ikuti saja perjalanan masing-masing tim sukses calon. Lihat apa yang mereka lakukan, seberapa besar anggaran yang digelontorkan demi meraup suara. Dalam politik, tak ada makan siang gratis bro. Anda masih ingat La Nyala bukan? Ia adalah salah satu pejabat yang statemennya dianggap kontroversial, lalu menggemparkan banyak media tempo hari. Entah kenapa, saya tak pernah terlalu berharap pada politik. Lebih-lebih proses pilkada. Bagi saya, mustahil menggantungkan hidup pada segelintir orang. Mustahil berharap kehidupan yang lebih baik pada mereka. Beda halnya jika anda adal...

Gus Dur di Mata Orang Jepang

Gua Dur (gambar: sisterislam/twitter) Siapa yang tidak kenal Gus Dur? Mantan Ketua Umum PBNU, sekaligus presiden ke-4 Indonesia ini merupakan salah satu tokoh bangsa yang amat fenomenal. Ia adalah cendikiawan muslim tanah air yang dikagumi banyak orang. Gagasan-gagasannya kontroversial, termasuk mengeluarkan dekrit pembubaran DPR/MPR. Di zaman presiden Soeharto, Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang aktif mengkritisi penguasa. Setelah orde baru tumbang, ia pun terjun ke dunia politik, yang lalu mengantarkannya menjadi presiden. Posisi Gus Dur memang tak bertahan lama. Terhitung, masa jabatannya hanya berlansung selama 1 tahun 9 bulan. Banjir kritikan karena kunjungan luar negeri yang demikian banyak, pertentangannya dengan DPR, hingga masalah investasi yang tidak jelas membuat Gus Dur terpaksa diberhentikan dari kursi kepresidenan. Posisinya kumudian digantikan oleh sang wakil, yakni Megawati Sukarnoputri. Kisah tentang Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur saya temukan ...

Membincang Perselingkuhan, dari Memperpendek Umur Hingga Gejolak Sosial

Seorang sahabat berkisah tentang teman sekantornya yang ketahuan selingkuh. Ia adalah seorang diplomat yang sekarang berkarir di luar negeri. Kami memang sering berdiskusi melalui kontak media sosial. Di waktu senggang, kami biasa membahas banyak hal yang sedang ramai atau lagi hangat-hangatnya. Hari itu, ia menghubungi saya melalui messenger. Seperti biasa, setelah bersua kabar kami pun berbincang ringan. Tanpa disengaja obrolan kami masuk ke bahasan seputar perselingkuhan. Sahabat itu mulai bercerita tentang teman sekantornya yang terpaksa dipecat karena kedapatan selingkuh. “Di sini memang regulasinya agak ketat. Sekali melanggar, kita akan diberi sangsi pemecatan. Apalagi jika menyangkut soal perselingkuhan” Katanya. Ia kemudian lanjut bercerita. “Kamu tau ngak, selingkuh itu ternyata bisa memperpendek umur. Teman saya yang kuliah di Dortmund baru saja melakukan penelitian tentang topik itu. Mereka yang berselingkuh rata-rata meninggal di usia muda” What??? Saya agak se...

Membaca Potensi Kemenangan Zul-Rohmi di Pilgub NTB

Ilustrasi (gambar: instagram/cepotdoank) Peluit panjang tanda dimulainya kontestasi pilgub NTB telah berbunyi. Hari rabu kemarin, 10 Januari 2018, pasangan Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalillah yang diusung koalisi partai PKS dan Demokrat menjadi calon terakhir yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB. Tak tanggung-tanggung, ribuan massa pendukung, simpatisan, serta para relawan turut mengantarkan paslon dengan jargon NTB Gemilang itu. Di sudut lain arena, tiga kontestan sudah lebih dulu menunggu. Mereka adalah Ali-Sakti yang ikut melalui jalur independent, Ahyar-Mori, dan Suhaili-Amin. Jika politik adalah seni memantik simpati publik demi meraup suara sebanyak-banyaknya, maka siapakah yang akan keluar sebagai pemenang? *** Di antara semua kandidat yang mencalonkan diri di pilgub NTB, sosok zulkieflimansyah adalah yang paling banyak menuai perbincangan. Sejak mendapatkan gelar doktor dari Strathlyde Business School, University of Strathclyde di United Kingdom...