Langsung ke konten utama

Mengintip Hasil Kerjasama Blue Bird Taksi dan Kura-kura Family

Penandatanganan Kontrak Kerjasama

Jika sebelumnya, Blue Bird Taksi Lombok telah menggaet sejumlah hotel di Mataram dalam satu kontrak kerjasama, maka pekan ini, perusahaan transportasi itu kembali menggandeng Kura-Kura Family Entertainment demi menunjang pelayanan konsumen. Penasaran apa saja hasil kerjasamanya?

***

Mulanya, blue bird taksi Lombok menggaet sejumlah pelaku bisnis serta mengajak para pengusaha lokal untuk bersama-sama mengedepankan kenyaman konsumen. Kerjasama itu akhirnya menyasar berbagai tempat wisata, oleh-oleh, restoran, hotel, hingga tempat liburan keluarga.

Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan menyediakan discount hingga puluhan persen bagi pengguna jasa transportasi blue bird taksi. Bagaimana bisa???

Dalam acara penandatanganan kontrak yang berlansung hikmat di kura-kura itu, bapak Amir Muslim selaku pimpinan blue bird taksi lombok menyebutkan bahwa proses kerjasama dengan para pelaku bisnis adalah yang kesekian kalinya digelar. Beliau memaparkan bagaimana proses itu berjalan, hingga tujuan kerjasama itu dilakukan.

Menanggapi hal itu, sambutan hangat juga disampaikan oleh bapak Alex selaku humas kura-kura. Ia berharap agar hubungan baik antar kedua perusahaan tetap terjaga serta proses kerjasama terus berlansung. Dalam sambutan singkatnya itu, ia juga mengenalkan beberapa fasilitas unggulan yang dimiliki kura-kura family sebagai wahana rekreasi kekinian.

Beberapa spot andalan kura-kura family (photo: wulan)

Lalu, apa yang bisa didapatkan konsumen dari hasil kerjasama ini?

Sesuai dengan namanya, Kura-Kura Family Entertainment adalah taman bermain, bersantantai, serta pilihan bagi mereka yang ingin melepas penat bersama keluarga. Jaraknya hanya sepelemparan batu dari Lombok Epicentrum Mall Mataram.

Berada tepat di jantung Kota, tempat ini dilengkapi dengan berbagai macam wahana rekreasi yang super keren seperti kolam renang, favilion restoran, fun house, pocket billiard, progym fitness, hingga rumah pohon dan spa.

Download aplikasi My Blue Bird

Uniknya, berkat kerjasama ini, para pengunjung yang datang menggunakan jasa transportasi blue bird taksi akan diberikan discount masing-masing 10 persen pada setiap spot yang telah disebutkan di atas.

Caranya gampang. Pertama, download atau install aplikasi blue bird di playstore melalui hp kamu. Kedua, lakukanlah pemesanan taksi menuju kura-kura family entertainment. Ketiga, tunjukan bukti history trip penumpang di aplikasi My Blue Bird pada salah satu pegawai kura-kura.

Oh iya, hal serupa juga berlaku pada setiap mitra kerja blue bird taksi lain di Kota Mataram.

Asyiiikkkk kannnn?

Mataram, 07 Noember 2017

Komentar

  1. Asyik.
    Highly reccommend nih buat destinasi berlibur bersama keluarga besar.

    Anak-anak puas main air, ibu2 puas nge-rumpi sambil makan2 kenyang.
    *eh

    BalasHapus
  2. Wah, tempatnya kayaknya seru banget. Jadi kangen liburan, hihihi :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membaca Ulang Animal Farm

Buku animal farm Di suatu malam yang gelap, si babi yang katanya bijaksana mengumpulkan para binatang lain di peternakan Manor. Si babi bercerita tentang mimpinya. Setelah sekian lama hidup di bawah tirani manusia, si babi mengungkap bahwa kelak sebuah pemberontakan harus dilakukan. Kaum binatang harus berkuasa atas dirinya sendiri. Tak lama, mimpi itu benar-benar terjadi. Di peternakan, para binatang memberontak. Dominasi manusia dihilangkan. Si babi lalu mengambil kendali kuasa atas binatang lain. Atas nama kerja keras untuk mengelola masa depan peternakan, babi diberi hak istimewa. Mereka dapat jatah makan lebih banyak. Tempat tidur lebih bagus. Sementara binatang lain tetap bekerja seperti biasa.  Untuk mengamankan posisinya, kaum babi merekrut dan memelihara anjing-anjing. Mereka dilatih untuk patuh. Tugasnya adalah mengontrol peternakan. Saat ada penghuni peternakan yang protes kepada si babi, anjing-anjing dengan cepat akan bergerak.  Saat kincir angin hendak dibangun, ...

Selapis Hikmah di Balik Konflik Etnis di Sumbawa

Konflik Sumbawa 2013 Setiap daerah tak hanya menyimpan kisah tentang kemajuan dan kemunduran, tapi juga menjadi rahim dari begitu banyak kisah yang dibuat oleh manusia-manusia yang berjejalan di dalamnya. Melalui kisah itu, kita bisa bercermin dan menemukan banyak pesan dan hikmah yang selalu bisa diserap untuk kehidupan mendatang. Sumbawa adalah titik balik dalam kehidupan saya. Beberapa tahun silam, saya selalu menjalani hidup dengan memakai sudut pandang sebagai korban. Suku Samawa yang mendiami Kabupaten Sumbawa adalah etnis yang begitu toleran. Mereka berbaur dengan banyak etnis lain secara terbuka dan penuh toleransi. Mbojo, Sasak, Bugis hingga Jawa. Tapi belakangan, tiba-tiba suku Bali datang mengganggu. Suku Samawa selalu dizalimi. Jadi wajar saja jika kami melawan balik untuk mempertahankan diri. Wajar saja kalau kami membalas. Saya selalu yakin bahwa setiap saat suku Samawa diusik dan diganggu, maka ketika ada kesempatan mereka harus mengusik balik, membalas. Say...

Masin Si Pedas Dari Timur Sumbawa

Indonesia di kenal sebagai negara dengan ragam kuliner yang melimpah. Hampir di setiap sudut negeri ini ada saja peganan masyarakat yang memikat lidah. Ada dodol di Garut, Rendang di Padang hingga Ayam Bakar Taliwang yang bisa anda jumpai di Lombok. Namun di balik tumpah ruah kuliner yang beraneka ragam, ada cerita tentang perjuangan masyarakat lokal dalam mematenkan kuliner dari daerahnya masing-masing. Hingga kuliner tersebut mampu menjadi branding daerah serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Jika di tempat lain pelbagai kuliner terlihat berupa jejajan ataupun makanan khas daerah, di Sumbawa terdapat jenis kuliner yang tidak biasa. Namanya Masin, bentuknya serupa sambal dan terbuat dari udang-udang kecil. Masin adalah menu yang wajib hadir di setiap hidangan masyarakat lokal Sumbawa. Masin yang bentuknya serupa sambal ini memiliki citarasa pedas yang menantang lidah. Masin ini pertama kali di populerkan oleh masyarakat Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Mereka beru...