Sumbawa dikenal dengan budaya tutur yang sudah mengakar. Inilah salah satu penyebab merosotnya indeks pembangunan manusia kita dari generasi ke generasi. Fakta sejarah sangat susah sekali didapatkan karena budaya menulis tidak nampak pada kehidupan masyarakat kita. Akhirnya terjadi penerkaan, pengaburan, anomali terhadap sejarah sampai saat ini. Untungnya kita masih memiliki beberapa aset sejarah berupa bangunan, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengungkap sejarahnya dengan berbagai teknik penelitian. Tapi tentu keabsahan dari pengungkapan sejarah tersebut masih dipertanyakan. Lain halnya jika para pendahulu kita menuangkannya dalam bentuk tulisan-tulisan kuno. Layaknya tulisan yang ada pada sebuah makam tua di kecamatan Tarano Sumbawa. Sejarah dari makam tersebut sangat gampang ditelusuri karena para peneliti hanya menerjemahkan tulisan-tulisan disekitar makam. Kita punya banyak aset yang bisa dibukukan, mulai dari Kesenian, Pariwisata atau banyak hal lain sehingga men...
Sebuah catatan yang tidak penting!